Blog Archives

Kegagalan Kapitalisme

Dua peristiwa besar yang menimpa dua negara besar semakin menunjukkan kebobrokan ideologi Kapitalisme. Inggris, negara utama Kapitalisme di Eropa, diguncang kerusuhan masal. Kerusuhan dipicu tewasnya Mark Duggan, pria berkulit hitam, di kawasan Tottenham kamis (4/8).  Dua hari kemudian, sebuah unjuk rasa damai untuk memperingati kematiannya berubah menjadi kekerasan yang menjalar ke distrik Lewisham dan Peckham. Toko-toko dijarah, pemrotes melempari polisi dengan batu, beberapa bangunan dan bis dibakar. Protes terjadi di kota-kota Barat dengan alasan yang berbeda seperti biaya kuliah yang meningkat dan langkah-langkah penghematan krisis ekonomi Yunani.

Para analis mengatakan kerusuhan di Tottenham bukan hanya disebabkan oleh kematian Duggan, namun merupakan dampak dari kesulitan ekonomi terutama di kalangan rakyat miskin. Penghematan untuk mengurangi hutang pemerintah Inggris mulai dirasakan dampaknya oleh rakyat kecil, seperti pengangguran tinggi dan pengurangan layanan publik. Tottenham merupakan tempat tinggal sejumlah minoritas etnis yang sering mengalami diskriminasi dan di sana kerap terjadi ketegangan etnis. Kegagalan sistem Kapitalisme telah menimbulkan frustasi sosial. Read the rest of this entry

Hukum Seputar Pembuatan KTP, Jadi PNS dll.

Tanpa sadar, seringkali keberpihakan kita terhadap suatu pemikiran atau ide disandarkan kepada konsistensi pengikut ide itu dalam berpegang teguh kepada ide-idenya. Kita seringkali mencemooh suatu ide atau pemikiran, ketika kita melihat para pengembannya sudah tidak lagi konsisten (inkonsistensi) terhadap ide atau pemikiran tersebut. Bahkan, seringkali kita malah antipati terhadap suatu ide, ketika pengikut atau pengusung idenya tidak lagi konsisten memegang ide tersebut, atau ketika mereka kesulitan mengimplementasikan ide-idenya di ruang realitas; padahal ide itulah yang benar sesuai dengan syari’at.

Contohnya, ide Khilafah Islamiyyah. Banyak orang menolak ide khilafah, atau mencemooh ide ini, atau tidak mau memperjuangkannya, ketika para pengikutnya sudah tidak lagi konsisten, atau karena mereka sudah berbelok tidak lagi memperjuangkan ide tersebut karena adanya tekanan dan kesulitan; atau karena ide ini dianggap sulit untuk diperjuangkan dan diimplementasikan; atau kurang marketable. Read the rest of this entry

Kembalinya Khilafah Bukan Mimpi di Siang Bolong

Bagi beberapa kalangan, gagasan bahwa seluruh umat Islam di dunia dapat bersatu dalam satu Negara Islam di bawah bendera Khilafah merupakan omong kosong. Baru-baru ini, beberapa ahli mengemukakan pendapat yang menentang gagasan kemungkinan bersatunya umat Islam di Abad ke-21. Mereka menukil contoh-contoh masa kini tentang ketidakpaduan dan pengelompokan Dunia Islam sebagai bukti-bukti yang mendukung gagasan mereka.

Antropolog Madawi ar-Rasheed yang bermukim di London mengatakan, “Saya kira seisi Jazirah Arab telah terjerumus ke dalam kekerasan sektarian, karena itu menurut saya, tidak mungkin Khilafah dapat terwujud…Kini, pada Abad ke-21 ini, gagasan tersebut hanya impian di siang bolong dari para aktivis Muslim.”

Seorang analis Saudi, Faris bin Houzam mengatakan, “Impian besar mereka ialah untuk mendirikan satu Negara Islam, namun tidak ada satu bukti pun yang dapat menunjukkan bahwa hal tersebut akan terwujud.”

Mubashar Akbar, seorang jurnalis dan penulis asal India, dalam salah satu tulisannya yang dimuat Newsweek mengatakan, “Saya mendengar dari para pengamat bahwa umat Islam hendak menegakkan kembali Khilafah. Gagasan tersebut sungguh konyol.” Read the rest of this entry

Al-Islam dan Problematikanya

“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara menyeluruh. Dan janganlah mengikuti langkah-langkah Syetan, sesungguhnya syetan itu musuh yang nyata bagimu”

(Qs al-Baqarah [2] : 208)

Islam adalah Dinullah, sistem hidup dan kehidupan yang bersifat Syumuliyah (lengkap, sempurna). Tidak ada satu asfek kehidupan-pun yang luput dari Kepengaturan islam. Bidang Ubudiyah, Muamalah, Munakahah dan Jinayah atau IPOLEKSOSBUDHANKAM landasan Syari’at-Nya sudah termaktub dalam Dusturul Muslimin (UUD kaum muslimin) yakni al-Qur’an dan as-Sunah.

Allah mengutus Rasulululah Muhammad Saw adalah untuk menyempurnakan Dinullah, sehingga menjadi pedoman utama umat manusia hingga akhir jaman, “Pada hari ini telah aku sempurnakan bagimu Dinmu…..”(Qs al-Maidah [5] : 3). Pasca turunnya ayat terakhir ini, maka tugas Nabi Muhammad Saw sebagai Rasul Allah telah berakhir. Read the rest of this entry

Bom itu ditujukan untuk Ulul Abshar Abdala!!

JAKARTA (Arrahmah.com) – Bingkisan paket bom yang dialamatkan untuk tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL), Ulil Absha Abdalla, meledak sebelum tiba di tempat tujuan.

Bom tersebut meledak ketika dilokalisir oleh tim Gegana Polda Metro Jaya di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (15/3/2011).  Saat itu Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Dodi Rahmawan datang ke lokasi dan mencoba mengotak-atik bingkisan tersebut.

Akibat ledakan, tangan kiri Kompol Dodi Rahmawan terluka parah dan terputus.

Sebelumnya ada kecurigaan bahwa paket tersebut berupa bom.

“Betul ada laporan kecurigaan benda menyerupai bom,” kata Kapolsek Matraman Kompol Uyun Rafie seperti yang dilansir detik.com.

Uyun mengatakan, awalnya, Read the rest of this entry

Bom Ulil itu Cuma Pengalihan Isu

Hari ini tepatnya tanggal 15 Maret telah meledak bom berkekuatan ringan di kantor JIL. Paket yang berisi buku itu awalnya dikirim ke kantor Komuitas Utan Kayu. Karena curiga akhirnya dilaporkan ke polis dan menjadi soeotan. namun sesaat akan di jinakkan bom itu meledak.

Jakarta – Sasaran bom yang meledak siang tadi, Selasa (15/03) di komunitas Utan Kayu adalah Ulil Abshar Abdhalla pendiri Jaringan Islam Liberal yang saat ini menduduki posisi sebagai salah seorang Ketua DPP di Partai Demokrat.

Bom meledak di kawasan yang dijadikan kantor sejumlah organisasi seperti Jaringan Islam Liberal, institut Studi Arus Informasi (ISAI), kantor berita radio KBR 68 H dan kedai Tempo. Korban dari ledakan tersebut ada 5 orang. Menurut Sutarman 3 orang adalah dari pihak kepolisian Metro Jakarta Timur dan dua orang lainnya adalah petugas Satuan Pengamanan di Komunitas Utan Kayu.

menurut saya, ini bom yang sengaja di kirim untuk si Ulil Abshar Abdala hanyalah sebagai pengalih isu saja…

selebihnya hanya hoax…

saya tidak akan berkomentar banyak, semoga Allah bersama orang-orang yang Istiqomah memegang tegiu Aqidahnya…Amin

Bom Meledak di Komunitas Utan Kayu-Kantor Berita Radio 68H

REPUBLIKA.CO.ID, JAKAR…TA–Sebuah bom meledak di Kantor Berita Radio 68H, di jalan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa sore. Bom itu berupa paket yang juga berisi buku.

Demikian pernyataan di Twitter KBR68H. “Ketika polisi berusaha menjinakkan paket, buku meledak, seorang polisi terluka di bagian tangan,” demikian twit KBR68H.

Ledakan terjadi sekitar 20 menit yang lalu. Awalnya adalah sebuah paket buku yang mencurigakan tiba di kantor Komunitas Utan Kayu, Selasa siang.

Karena mencurigakan, KBR68H langsung menghubungi polisi untuk memeriksa paket tersebut. Polisi lantas memasang garis polisi di dekat paket buku yang ternyata berisi kabel, jam, dan batere.

Red: Stevy Maradona

Berita Terkait: Bom Utan Kayu Ditujukan untuk Ulil Abshar Abdalla: http://news.okezone.com/read/2011/03/15/338/435145/bom-utan-kayu-ditujukan-untuk-ulil-abshar-abdallaSee More

TELAAH KITAB DEMOKRASI SISTEM KUFUR KARYA SYEKH ABDUL QADIM ZALLUM

Oleh : M. Shiddiq Al-Jawi*

Pendahuluan

“Memilih pemimpin yang baik hukumnya wajib, maka golput haram,” demikian salah satu butir fatwa MUI hasil Ijtima’ Ulama 24 – 26 Januari 2009 di Padang Panjang, Sumatera Utara. Fatwa tersebut sebenarnya mempunyai satu kelemahan mendasar, yaitu mengabaikan sistem demokrasi yang ada. Sangat disayangkan. Mestinya dikaji dulu, apakah sistem demokrasi itu sesuai Islam atau justru bertolak belakang dengan Islam?

Menurut Hizbut Tahrir, demokrasi adalah sistem kufur, sehingga implikasinya adalah haram hukumnya mengadopsi, menerapkan, dan mempropagandakannya. Pada tahun 1990, Hizbut Tahrir mengeluarkan kitab karya Syekh Abdul Qadim Zallum berjudul Ad-Dimuqrathiyah Nizham Kufr : Yahrumu Akhdzuha aw Tathbiquha aw Ad-Da’watu Ilaiha. Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Demokrasi Sistem Kufur : Haram Mengambilnya, Menerapkannya, dan Mempropagandakannya (Bogor : Pustaka Thariqul Izzah, 1994, cet I).
Read the rest of this entry

Refleksi; 3 Maret 1924: Runtuhnya Khilafah Penjaga Ummah

Kisruh elit politik yang melanda negeri ini adalah bukti kapitalisme dan demokrasi telah gagal membawa umat pada kehormatannya. Pesona panggung Demokrasi adalah metode yang sangat menguntungkan bagi para kapitalis demokratis. Bagaimana tidak, ditengah-tengah masyarakat yang kelaparan, para kapitalis ini masih sempat-sempatnya memikirkan partai thogut mereka masing-masing. Padahal, rakyat dan ummat muslim sekarang ini sedang membutuhkan mereka yang seharusnya menjadi pelindung aqidah, pemersatu ummat dan menjaga ummat.

Belum lagi maraknya para penista-penista agama. Ahmadiyah mejadi bukti lemahnya pemerintahan yang berdasarkan Demokrasi ini. Terserah demokrasi liberalis lah, demokrasi pancasilais lah, apa pun itu, bagaimanapun dibulak-balik, tetap saja bertolak belakang dengan Islam Dienullah. Demokrasi lah yang menyebabkan munculnya aliran-aliran sesat terutama di Indonesia tercinta ini. Asas demokrasi lah yang membolehkan siapapun memeluk agama, bahkan berhak berkeyakinan sebebas-bebasnya. Ditambah lagi para pejuang HAM yang senantiasa tiada hentinya menyuarakan hak-hak yang dilanggar. Padahal apakah pernah sedikit saja mereka memperjuangkan hak-hak Allah sebagai Rabbnya?, Hak-hak bumi? Gunung dan Laut? Dan makhluk-makhluk lainnya di atas muka bumi ini? Sedangkan kita hidup berdampingan dengan mereka.

Demokrasi lagi demokrasi lagi… Read the rest of this entry