Blog Archives

Al-Islam dan Problematikanya

“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara menyeluruh. Dan janganlah mengikuti langkah-langkah Syetan, sesungguhnya syetan itu musuh yang nyata bagimu”

(Qs al-Baqarah [2] : 208)

Islam adalah Dinullah, sistem hidup dan kehidupan yang bersifat Syumuliyah (lengkap, sempurna). Tidak ada satu asfek kehidupan-pun yang luput dari Kepengaturan islam. Bidang Ubudiyah, Muamalah, Munakahah dan Jinayah atau IPOLEKSOSBUDHANKAM landasan Syari’at-Nya sudah termaktub dalam Dusturul Muslimin (UUD kaum muslimin) yakni al-Qur’an dan as-Sunah.

Allah mengutus Rasulululah Muhammad Saw adalah untuk menyempurnakan Dinullah, sehingga menjadi pedoman utama umat manusia hingga akhir jaman, “Pada hari ini telah aku sempurnakan bagimu Dinmu…..”(Qs al-Maidah [5] : 3). Pasca turunnya ayat terakhir ini, maka tugas Nabi Muhammad Saw sebagai Rasul Allah telah berakhir. Read the rest of this entry

Bom Ulil itu Cuma Pengalihan Isu

Hari ini tepatnya tanggal 15 Maret telah meledak bom berkekuatan ringan di kantor JIL. Paket yang berisi buku itu awalnya dikirim ke kantor Komuitas Utan Kayu. Karena curiga akhirnya dilaporkan ke polis dan menjadi soeotan. namun sesaat akan di jinakkan bom itu meledak.

Jakarta – Sasaran bom yang meledak siang tadi, Selasa (15/03) di komunitas Utan Kayu adalah Ulil Abshar Abdhalla pendiri Jaringan Islam Liberal yang saat ini menduduki posisi sebagai salah seorang Ketua DPP di Partai Demokrat.

Bom meledak di kawasan yang dijadikan kantor sejumlah organisasi seperti Jaringan Islam Liberal, institut Studi Arus Informasi (ISAI), kantor berita radio KBR 68 H dan kedai Tempo. Korban dari ledakan tersebut ada 5 orang. Menurut Sutarman 3 orang adalah dari pihak kepolisian Metro Jakarta Timur dan dua orang lainnya adalah petugas Satuan Pengamanan di Komunitas Utan Kayu.

menurut saya, ini bom yang sengaja di kirim untuk si Ulil Abshar Abdala hanyalah sebagai pengalih isu saja…

selebihnya hanya hoax…

saya tidak akan berkomentar banyak, semoga Allah bersama orang-orang yang Istiqomah memegang tegiu Aqidahnya…Amin

Bom Meledak di Komunitas Utan Kayu-Kantor Berita Radio 68H

REPUBLIKA.CO.ID, JAKAR…TA–Sebuah bom meledak di Kantor Berita Radio 68H, di jalan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa sore. Bom itu berupa paket yang juga berisi buku.

Demikian pernyataan di Twitter KBR68H. “Ketika polisi berusaha menjinakkan paket, buku meledak, seorang polisi terluka di bagian tangan,” demikian twit KBR68H.

Ledakan terjadi sekitar 20 menit yang lalu. Awalnya adalah sebuah paket buku yang mencurigakan tiba di kantor Komunitas Utan Kayu, Selasa siang.

Karena mencurigakan, KBR68H langsung menghubungi polisi untuk memeriksa paket tersebut. Polisi lantas memasang garis polisi di dekat paket buku yang ternyata berisi kabel, jam, dan batere.

Red: Stevy Maradona

Berita Terkait: Bom Utan Kayu Ditujukan untuk Ulil Abshar Abdalla: http://news.okezone.com/read/2011/03/15/338/435145/bom-utan-kayu-ditujukan-untuk-ulil-abshar-abdallaSee More

TELAAH KITAB DEMOKRASI SISTEM KUFUR KARYA SYEKH ABDUL QADIM ZALLUM

Oleh : M. Shiddiq Al-Jawi*

Pendahuluan

“Memilih pemimpin yang baik hukumnya wajib, maka golput haram,” demikian salah satu butir fatwa MUI hasil Ijtima’ Ulama 24 – 26 Januari 2009 di Padang Panjang, Sumatera Utara. Fatwa tersebut sebenarnya mempunyai satu kelemahan mendasar, yaitu mengabaikan sistem demokrasi yang ada. Sangat disayangkan. Mestinya dikaji dulu, apakah sistem demokrasi itu sesuai Islam atau justru bertolak belakang dengan Islam?

Menurut Hizbut Tahrir, demokrasi adalah sistem kufur, sehingga implikasinya adalah haram hukumnya mengadopsi, menerapkan, dan mempropagandakannya. Pada tahun 1990, Hizbut Tahrir mengeluarkan kitab karya Syekh Abdul Qadim Zallum berjudul Ad-Dimuqrathiyah Nizham Kufr : Yahrumu Akhdzuha aw Tathbiquha aw Ad-Da’watu Ilaiha. Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Demokrasi Sistem Kufur : Haram Mengambilnya, Menerapkannya, dan Mempropagandakannya (Bogor : Pustaka Thariqul Izzah, 1994, cet I).
Read the rest of this entry

Refleksi; 3 Maret 1924: Runtuhnya Khilafah Penjaga Ummah

Kisruh elit politik yang melanda negeri ini adalah bukti kapitalisme dan demokrasi telah gagal membawa umat pada kehormatannya. Pesona panggung Demokrasi adalah metode yang sangat menguntungkan bagi para kapitalis demokratis. Bagaimana tidak, ditengah-tengah masyarakat yang kelaparan, para kapitalis ini masih sempat-sempatnya memikirkan partai thogut mereka masing-masing. Padahal, rakyat dan ummat muslim sekarang ini sedang membutuhkan mereka yang seharusnya menjadi pelindung aqidah, pemersatu ummat dan menjaga ummat.

Belum lagi maraknya para penista-penista agama. Ahmadiyah mejadi bukti lemahnya pemerintahan yang berdasarkan Demokrasi ini. Terserah demokrasi liberalis lah, demokrasi pancasilais lah, apa pun itu, bagaimanapun dibulak-balik, tetap saja bertolak belakang dengan Islam Dienullah. Demokrasi lah yang menyebabkan munculnya aliran-aliran sesat terutama di Indonesia tercinta ini. Asas demokrasi lah yang membolehkan siapapun memeluk agama, bahkan berhak berkeyakinan sebebas-bebasnya. Ditambah lagi para pejuang HAM yang senantiasa tiada hentinya menyuarakan hak-hak yang dilanggar. Padahal apakah pernah sedikit saja mereka memperjuangkan hak-hak Allah sebagai Rabbnya?, Hak-hak bumi? Gunung dan Laut? Dan makhluk-makhluk lainnya di atas muka bumi ini? Sedangkan kita hidup berdampingan dengan mereka.

Demokrasi lagi demokrasi lagi… Read the rest of this entry

Bahaya Pragmatisme

Oleh : Iwan Januar

Akhir-akhir ini masyarakat sering mendengar istilah pragmatisme. Walaupun mungkin belum terlalu paham, tapi
kalangan awam sepintas mengkonotasikan pragmatisme sebagai sebuah sikap atau paham yang negatif. Ada kesan
hipokrit dan manipulatif.

Istilah pragmatisme berasal dari kata Yunani “pragma” yang berarti perbuatan atau tindakan. “Isme” di sini sama artinya
dengan isme-isme yang lainnya yaitu berarti aliran atau ajaran atau paham. Dengan demikian pragmatisme berarti:
ajaran yang menekankan bahwa pemikiran itu menuruti tindakan. Kriteria kebenarannya adalah “faedah” atau “manfaat”.
Suatu teori atau hipotesis dianggap oleh pragmatisme benar apabila membawa suatu hasil/manfaat. Read the rest of this entry

Revolusi Tunisia, Jihad Global & Saatnya Khilafah Islamiyah Memimpin Dunia

Apakah Revolusi di Tunisia menjadi tanda berakhirnya era para diktaktor yang bengis dan dimulainya era khilafah Islamiyah ? Apa peranan dakwah dan jihad global di tengah kecamuk politik negeri-negeri Islam yang terpengaruh efek domino dari revolusi Tunisia? Siapkah umat Islam dengan kembalinya khilafah memimpin dunia?

Revolusi Seorang Pedagang Sayur

Revolusi di Tunisia bermula dari seorang tukang sayur bernama Muhammad Bouazizi, berumur 26 tahun. Muhammad Bouazizi  adalah simbol pemuda tertindas di wilayah Sidi Bouzid Sidi, 300 kilometer sebelah selatan ibukota Tunisia. Pemuda di sana banyak yang bergelar sarjana namun sehari-hari hanya berkeliaran di café-cefe di jalan berdebu kota miskin, menunjukkan kegagalan pemerintah memberikan jaminan pekerjaan yang layak. Read the rest of this entry

Strategi militer AS 2011, waspadai Asia-Pasifik!!

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Militer AS pada Rabu (9/2/2011) untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun mengumumkan pernyataan mengenai strategi militer terbaru mereka untuk bergerak melampaui fokus pada perang di Afghanistan demi mengatasi kebangkitan Cina dan tantangan strategis lainnya.

Strategi militer nasional 2011 yang diumumkan oleh Kepala Staf Gabungan ini menegaskan kembali komitmen AS untuk memerangi ‘ekstremisme’ bersama sekutunya di Afghanistan dan Pakistan. Tetapi, tidak cukup itu, menurut pernyataan tersebut, militer harus memperluas daya jangkau untuk mengatasi ancaman yang berkembang di tempat lain.

“Meskipun kami terus menyempurnakan bagaimana cara mencegah ekstrimisme dan agresi, strategi ini juga benar menekankan bahwa kekuatan militer kami akan lebih efektif bila digunakan bersama unsur-unsur kekuasaan lain,” Laksamana Mike Mullen, ketua Kepala Staf Gabungan, menulis dalam blognya, “Chairman’s Corner”.

Strategi ini merupakan pernyataan luas tentang bagaimana militer akan menggunakan kekuatan dan memprioritaskan bantuan dan pelatihan untuk membantu mencapai tujuan keamanan AS.

Para pejabat militer mengatakan pedekatan “seluruh komponen negara” yang melibatkan tidak hanya aparat keamanan tetapi diplomasi dan organisasi non pemerintah akan diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan keamanan di masa depan.

“Pendekatan ini bagi kebijakan luar negeri, dengan kepemimpinan sipil, akan menjadi penting saat kami menghadapi tantangan keamanan yang kompleks di depan kami,” kata Mullen.

Sementara itu, strategi militer nasional terakhir yang produksi pada tahun 2004, menyerukan militer untuk melindungi Amerika Serikat, mencegah serangan tiba-tiba, dan mencapai kemenangan melawan musuh, dokumen saat ini (2011) melampaui jangkauan tersebut.

Selain melawan ekstremisme dan menghalangi agresi, strategi 2011 ini pun berupaya untuk memperkuat keamanan global melalui kemitraan regional dan internasional serta bertujuan untuk membentuk kembali kekuatan militer demi menghadapi tantangan masa depan.

“Fokus kami lebih ke arah masa depan dan memperkuat stabilitas global dan regional serta membentuk kekuatan masa depan,” seorang perwira militer senior mengatakan tanpa menyebut nama.

Amerika Serikat menghadapi berbagai tantangan di kawasan Asia-Pasifik, dari kebangkitan India dan Cina, dengan program nuklir Korea Utara, pergeseran ekonomi global, dan persaingan sengit untuk sumber daya alam, katanya.

Strategi ini dilansir sebagai seruan untuk meningkatkan keamanan global dengan menempa hubungan militer-ke-militer lebih dalam dan kerja sama dengan Cina dan Asia-Pasifik.

Petugas senior mengatakan militer Amerika bukan hanya harus mencapai misi ini di Irak dan Afghanistan, tetapi juga harus melampaui konflik-konflik dan mulai menyadari bahwa lingkungan strategis yang lain pun harus ditangani. (althaf/arrahmah.com)

Raih amal shalih, sebarkan informasi ini…

JMC: pengadilan Ustadz Ba’asyir intrik politik murahan SBY demi simpati Amerika

JAKARTA (Arrahmah.com) – “Proses penangkapan hingga persidangan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir adalah bentuk rekayasa yang dilakukan oleh Amerika beserta anteknya dalam rangka mengitimidasi serta menghalangi berlangsungnya dakwah tauhid dan penegakan syariat Islam di Indonesia.”

Pernyataan itu diungkapkan Son Hadi, dalam Launching dan siaran pers Jamaah Anshorut Tauhid Media Center (JMC) di Sekretariat MER-C di Jalan Kramat Lontar, Jakarta, Senin (7/2/2011) pagi tadi. Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut, di antaranya: KH Muhammad Al-Khaththath (Sekjen Forum Umat Islam), Jose Rizal Jurnalis (Mer-C), dan Hanibal Wijayanta (jurnalis ANTV).

JMC adalah sumber informasi  resmi Read the rest of this entry