Category Archives: Tazkiyatun Nufs

Macam-macam Syahid

Oleh: Ust. Syamsudin Ramadhan

Macam-macam Syahid

Imam Nawawiy dalam kitab Syarah Shahih Muslim menyatakan, bahwa syahiid itu terbagi menjadi tiga macam.

Pertama, syahid dunia dan akherat; yaitu, orang yang gugur di dalam peperangan melawan kaum kafir disebabkan karena terbunuh. Orang semacam ini dihukumi sebagai syuhada’ yang akan memperoleh pahala di akherat dan dihukumi syahid dunia, yakni jenazahnya tidak dimandikan dan disholatkan. Ia dikuburkan bersama dengan pakaian dan darah yang melekat di badannya.

Kedua, syahid akherat, yakni orang yang mendapat pahala di akherat, akan tetapi tidak dihukumi syahid di kehidupan dunia. Mereka adalah meninggal dunia karena sakit perut, penyakit thaun, orang yang tertimpa bangunan atau tembok, orang yang terbunuh karena mempertahankan harta, dan orang-orang yang telah disebutkan di dalam hadits shahih dengan sebutan syahid. Orang-orang semacam ini, jenazahnya wajib dimandikan dan disholatkan. Mereka mendapatkan pahala syahid di akherat, hanya saja tidak sama dengan pahala orang yang mati syahid jenis pertama. Read the rest of this entry

Melafadzkan Niat dalam Shalat

Oleh: Afa Silmi Hakim 

Definisi Niat

Defenisi Niat secara Lughat menurut Syaikh Ahmad al-Husiani sebagaimana di kutip oleh DR. Umar Sulaiman al-Asyqar adalah Al-Qashdu (kehendak, maskud, atau Tujuan)atau ulama lain mengatakan: Muthlaqul Qashdi (Semata-mata hanya tujuan). (DR. Umar Sulaiman al-Asyqar, An-Niyyatu fil Ibadaat, hal 15; KH. M. Sjafi’I Hadzami, Taudlihul Adillah, IV/132)

Sedangkan Niat dalam makna Syar’I adalah keinginan untuk mengerjakan sesuatu yang di ikuti dengan perbuatan.(DR. Umar Sulaiman al-Asyqar, An-Niyyatu fil Ibadaat, hal 15; KH. M. Sjafi’I Hadzami, Taudlihul Adillah, IV/132)

Read the rest of this entry

Ketika Cinta Bersemi Sesama Aktivis Dakwah

Ketika aktifis dakwah maupun kader dakwah sudah mulai terjangkiti virus merah jambu, yakni ketika mereka tidak lagi menangis karena cintanya kepada Allah SWT, melainkan menangis karena cinta mereka tidak kesampaian atau menangis karena cinta mereka diputus sang kekasih pujaan hati, keadaan seperti ini merupakan tanda bahwa umat dalam bahaya!

Pada suatu hari, musuh-musuh Islam hendak menyerang kaum muslimin. Namun, sebelum menyerang, mereka terlebih dahlu mengirim mata-mata untuk menyelidiki kekuatan kaum muslimin.

Ketika mata-mata musuh Islam berhasil menyusup ke dalam barak pertahanan kaum muslimin. Sang mata-mata penasaran melihat mujahid-mujahid dengan gagah berani menggenggam busur dan anak panah yang siap dilepaskan menuju jantung musuh-musuh Islam (papan sasaran). Namun, diantara mujahid yang gagah berani tersebut, sang mata-mata melihat seorang pemuda yang sedang menagis terisak-isak.

Read the rest of this entry

Hati-hati para Onaniners!

Assalamu’alaikum, wr. wb.

Mohon jawaban ustad tentang beberapa pertanyaan saya ini karena saya sangat sulit mencari literatur yang membahas hal ini dari sudut pandang syariat Islam. Jarang sekali kitab fiqih yang membahasnya dan kalopun ada itu sangat singkat sekali dan tidak mendalam

  1. Aapakah onani termasuk dosa besar dan sama dengan zina?
  2. Adakah hukuman had untuk pelakunya?
  3. Apakah seseorang yang mengeluarkan mani karena sesuatu yang bukan sentuhan misalnya melihat film atau sejenisnya secara syar’i dimasukkan kedalam kategori onani?
  4. Adakah solusi secara syar’i untuk menolong orang-orang yang sudah addict akan hal ini?
  5. Bagaimanakah kedudukan dan maksud dari zina tangan, zina mata, bahkan ada seorang ustad yang menghukumi orang yang berfikiran atau membayangkan mesum juga sebagai zina. Samakah kedudukan zina ini dengan zina seperti yang digambarkan rosul dalam hadist?

Terima kasih.
Read the rest of this entry

Pacaran Versus Ta’aruf

Oleh: Afa Silmi Hakim

“Yang paling utama dan paling agung adalah cinta karena Allah dan bagi Allah, Cinta mengharuskan cinta terhadap apa yang dicintai Allah, mengharuskan cinta kepada Allah dan Rasulnya. Ada pula cinta karena ada kesamaan jalan, madzhab/harokah/firqah, kerabat, keahlian, tujuan dan lain seabagainya. Ada pula cinta untuk mendapatkan tujuan tertentu dari orang yang dicintai, entah kedudukan, harta, tuntunan, atau pengajarannya. Yang demikian itu merupakan cinta yang hanya tampak di permukaan, yang terlalu cepat sirna karena sirnanya sebab.” (Zaadul Ma’ad; Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah hal 321) Read the rest of this entry

Muhammad Al-Fatih Secrets Revealed!

Muhammad al-Fatih Secrets Revealed!

by: Felix Siauw

Monday, October 26, 2009 at 10:07am

felix1

Bisyarah adalah sebuah kabar gembira yang Allah turunkan kepada ummatnya, baik melalui al-Qur’an ataupun melalui ucapan rasulullah. Bisyarah adalah perlambang janji Allah dan menjadi penyemangat kaum muslim selama berabad-abad lamanya, keyakinan akan janji ALlah ini terpatri kuat di dalam jiwa kaum muslim dan menjadi harapan ditengah-tengah kepuusasaan, menjadi pengingat dalam kealpaan dan menjadi sebuah sumber energi yang tidak terbatas sampai kapanpun juga. Dengan bisyarah inilah kaum muslim berjuang dan menorehkan tinta emas dalam sejarah peradaban dunia. Read the rest of this entry

Khutbah Terakhir Rasulullah SAWW

“Segala puji bagi Allah, kami memuji kepada-Nya, memohon pertolongan-Nya, meminta ampun kepada-Nya, bertaubat kepada-Nya, dan berlindung kepada-Nya dari keburukan diri kami dan dari kejelekan amal perbuatan kami. Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah, niscaya tidak akan ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh-Nya, niscaya tidak akan ada yang memberikan petunjuk kepadanya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selan Allah semata, yang tiada sekutu bagi-Nya, dan bersaksi bahawa Muhammad adalah hamba dan Rosul-Nya. wahai hamba-hamba Allah, aku berwasiat kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, dan aku perintahkan kepada kalian supaya ta’at kepada-Nya.

Wahai kaum Muslimin, dengarkanlah apa yang hendak aku katakan. Mungkin sehabis tahun ini, aku tidak akan bertemu lagi dengan kalian (dalam keadaan seperti ini) di tempat ini untuk selama-lamanya.

Read the rest of this entry

Refleksi; 3 Maret 1924: Runtuhnya Khilafah Penjaga Ummah

Kisruh elit politik yang melanda negeri ini adalah bukti kapitalisme dan demokrasi telah gagal membawa umat pada kehormatannya. Pesona panggung Demokrasi adalah metode yang sangat menguntungkan bagi para kapitalis demokratis. Bagaimana tidak, ditengah-tengah masyarakat yang kelaparan, para kapitalis ini masih sempat-sempatnya memikirkan partai thogut mereka masing-masing. Padahal, rakyat dan ummat muslim sekarang ini sedang membutuhkan mereka yang seharusnya menjadi pelindung aqidah, pemersatu ummat dan menjaga ummat.

Belum lagi maraknya para penista-penista agama. Ahmadiyah mejadi bukti lemahnya pemerintahan yang berdasarkan Demokrasi ini. Terserah demokrasi liberalis lah, demokrasi pancasilais lah, apa pun itu, bagaimanapun dibulak-balik, tetap saja bertolak belakang dengan Islam Dienullah. Demokrasi lah yang menyebabkan munculnya aliran-aliran sesat terutama di Indonesia tercinta ini. Asas demokrasi lah yang membolehkan siapapun memeluk agama, bahkan berhak berkeyakinan sebebas-bebasnya. Ditambah lagi para pejuang HAM yang senantiasa tiada hentinya menyuarakan hak-hak yang dilanggar. Padahal apakah pernah sedikit saja mereka memperjuangkan hak-hak Allah sebagai Rabbnya?, Hak-hak bumi? Gunung dan Laut? Dan makhluk-makhluk lainnya di atas muka bumi ini? Sedangkan kita hidup berdampingan dengan mereka.

Demokrasi lagi demokrasi lagi… Read the rest of this entry