Category Archives: Sejarah Islam

Warisan Khilafah di Asia Tengah

Warisan Khilafah

Asia Tengah mempunyai hubungan dengan peradaban Islam sejak abad ke-7 M, ketika wilayah ini ditaklukkan oleh khilafah Islam. Wilayah ini dikenal dengan nama Bilad Wara’ Nahr. Sejak ditaklukkan oleh khilafah Islam sebagai tanah kharaj, maka wilayah ini telah mempersembahkan para ulama yang luar biasa.

Beberapa wilayah penting yang tercatat melahirkan ulama hebat adalah Tirmidz, Samarkand, Nasa, Khuwarizmi, Farab, Syas, Nasaf, dan Bukhara.

Tirmidz ini adalah kota yang terletak di selatan Uzbekistan, tepi timur sungai Amu Darya yang memisahkan wilayah ini dari Afganistan.  Wilayah ini ditaklukkan kaum Muslim tahun 65 H/676 M di tangan Sa’id bin Utsman bin Affan, kemudian ditaklukkan lagi oleh Musa bin Abdullah bin Khazim tahun 93 H/711 M. Dari sini, lahir Muhammad bin Isa at-Tirmidzi (w. 279 H/892 M), murid Imam Bukhari. Dia mempunyai kitab Sunan at-Tirmidzial-Jami’, Kitab al-‘Ilal, dan sebagainya. Selain Muhammad at-Tirmidzi, juga ada Abu Ja’far  at-Tirmidzi as-Syafii (w. 295 H/907 M), yang menulis kitab Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab. Ada satu lagi ulama asal Tirmidz, yaitu al-Hakim at-Tirmidzi, yang terkenal dengan kitabnyaKhatm al-Wilayah, ‘Ilal as-Syari’ah dan Haqaiq at-Tafsir. Read the rest of this entry

14 Penemuan Terpenting Datang Dari Kaum Muslimin

Oleh : Fahmi Amhar

Kehidupan sehari-hari di zaman modern ini tidak dapat dibayangkan seandainya tidak ada jejak karya ilmuwan Islam di dalamnya.  Berikut ini adalah 14 penemuan terpenting yang dipilih dari situs Science Museum of Univ. of Manchester (www.1001inventions.com).  Pemilihan dimulai dari yang paling dekat dengan semua orang, yaitu makanan, pakaian, tempat tinggal, urusan pendidikan dan kesehatan, transportasi, hiburan, hingga politik.  Tentu saja, siapa saja dapat membuat daftar seperti ini sesuai selera masing-masing.

1. Minum Kopi
Kita mulai dari minuman terpopuler di dunia.  Konon ini ditemukan di Ethiopia, ketika seorang penggembala Muslim melihat kambing-kambingnya lebih segar setelah memakan biji-bijian dari dari sejenis tumbuhan. Ia lalu merebus biji tersebut dan membuat kopi pertama di dunia. Sejarah lalu mencatat setelah biji-biji kopi tersebut dibawa ke Yaman, digunakan oleh para sufi untuk mengusir kantuk saat beribadah di malam hari. Pada akhir abad 15 kopi tiba di Mekah dan Turki hingga akhirnya tiba di Venesia pada tahun 1645. Kopi yang dalam bahasa Arabnya “qahwa” di Turki disebut “kahve” di Italia disebut “caffe” dan di Inggris disebut “coffee”. Read the rest of this entry