Ketika Cinta Bersemi Sesama Aktivis Dakwah

Ketika aktifis dakwah maupun kader dakwah sudah mulai terjangkiti virus merah jambu, yakni ketika mereka tidak lagi menangis karena cintanya kepada Allah SWT, melainkan menangis karena cinta mereka tidak kesampaian atau menangis karena cinta mereka diputus sang kekasih pujaan hati, keadaan seperti ini merupakan tanda bahwa umat dalam bahaya!

Pada suatu hari, musuh-musuh Islam hendak menyerang kaum muslimin. Namun, sebelum menyerang, mereka terlebih dahlu mengirim mata-mata untuk menyelidiki kekuatan kaum muslimin.

Ketika mata-mata musuh Islam berhasil menyusup ke dalam barak pertahanan kaum muslimin. Sang mata-mata penasaran melihat mujahid-mujahid dengan gagah berani menggenggam busur dan anak panah yang siap dilepaskan menuju jantung musuh-musuh Islam (papan sasaran). Namun, diantara mujahid yang gagah berani tersebut, sang mata-mata melihat seorang pemuda yang sedang menagis terisak-isak.

Pemuda yang dikirim untuk memata-matai kekuatan Islam tersebut penasaran, gerangan apakah yang membuat mujahit yang dilihatnya itu menangis terisak-isak. Kemudian, ia mendekati mujahid itu, lalu bertanya “Wahai mujahid muda, apa yang menyebakan dirimu menagis seperti ini?” aku tidak bisa mengarahkan anak panahku tepat sasaran ke jantung musuh-musuh Islam,” jawab sang mujahid.

Mata-mata musuh Islam tersebut kemudian kembali ke markas dan melaporkan kejadian yang dilihatnya kepada panglima perang. Sang panglima perang kemudian memerintahkan pasukannya untuk menunda penyerangan terhadap kaum muslimin.

Setahun kemudian, panglima perang dari kubu kaum kafir mengirim penyusup untuk mengintai perkembangan kekuatan kaum muslimin. Saat penyusup berhasil menyusup diantara mujahid-mujahid perang yang sedang latihan. Seperti setahun seelumnya, penyusup tersebut memperhatikan salah seorang prajurit perang kaum muslimin yang sedang menangis tersedu-sedu.

Kemudian dengan nada penasaran, penyusup dari kaum kafir yang diutus tersebut mendekatinya dan bertanya “Wahai mujahid fisabilillah, gerangan apakah yang membuatmu menangis seperti ini?”

“Aku menangis karena kekasih pujaan hati ku memutuskan untuk meninggalkan diriku dan berpaling pada pemuda yang lain,” jawab pemuda yang dilihat penyusup dari kaum kafir.

Setelah mendengar jawaban mujahid tersebut, sang penyusup senang bukan kepalang dan tidak sabar lagi untuk melaporkan kejadian yang dilihatnya. Saat panglima perang musuh Islam mendengar laporan itu, ia langsung memerintahkan pasukannya untuk menyerang kaum muslimin.

Cerita ini di dapatkan dari salah satu ustadz di Semarang.  

Dari cerita dia atas jelas sekali bahwasannya virus merah jambu merupakan virus yang sangat berbahaya jika telah menyerang kaum mslimin, terutama bagi para aktifis dakwah.

Jika musuh-musuh Islam mengetahui bahwa para aktifis dan para kader dakwah sudah mulai terjangkiti virus yang mematikan tersebut. Mereka dengan mudah mengadu domba kum muslimin sehingga terjadi perpecahan yang tak dapat terelakkan.

Virus merah jambu dapat menyebabkan hati kita menjadi keras seperti batu, kita tidak lagi mampu menangis ketika berdzikir mengingat Allah SWT. Kita malah dengan mudahnya menangis hanya karena diputus oleh kekasih pujaan hati.

Naudzubillahimindzalik, wahai kaum muslimin, alangkah indahnya virus tersebut jika kita olah menjadi sebuah kekuatan yang luar bisa dalam sebuah ikatan pernikahan bukan dengan hubungan pacaran (cinta monyet)!

Oleh : Alghifari Smith
Syabab HTI STKS Bandung, BE Jaringan BKLDK Korda Bandung Raya

About kasatrianstks

Kami berjuang untuk Allah dan RasulNya. Darah kami adalah darah kaum muslimin, jiwa kami rindu syahid di Jalan Ilahi...Allahu Akbar...

Posted on 30 April 2012, in Opini, Suara Kami, Tazkiyatun Nufs and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s