Pengumpulan Koin untuk Presiden akan digugat?!

Partai Demokrat (PD) tersinggung dengan adanya upaya pengumpulan koin untuk presiden di Komisi III beberapa waktu lalu. Juru bicara PD, Ruhut Sitompul berencana melaporkan hal tersebut ke polisi.(detiknews.com). ternyata itikad baik dari rakyat juga anggota dewan tidak bisa menutupi stigma masyarakat mengenai pandangan Presiden terhadap gajinya. Sungguh mengagetkan lagi, niat itu malah dituding sebagai bahan ejekkan untuk sang Presiden SBY dan Pak Ruhut akan melaporkannya pada pihak yang berwajib mengenai hal ini. “Kita serahkan ke fraksi apakah akan diajukan ke Badan Kehormatan (BK) atau tidak. Tapi kalau saya, ini akan saya laporkan ke polisi,” ujar Ruhut kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/2/2011).

Jika dipandang dan ditilik, ada kekeliruan yang mungkin ingin ditutup-tutupi dari publik bahwasannya selama ini Presiden tidaklah mengedepankan keikhlasan dalam mengerjakan tugasnya sebagai RI no 1. Sangat disayangkan statemennya pada beberapa hari yang lalu mengenai gajinya yang tak kunjung naik sejak 7 tahun terakhir keluar dari mulut sang Presiden. Bagaimana tidak, pasalnya Negara kita yang notabene Negara miskin nan jauh dari kesejahteraan, Presidennya tiba-tiba tega-teganya mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tidak keluar dari mulut seorang RI no 1.

Kekecewaan itu pun disalurkan dan diaspirasikan oleh rakyat dalam bentuk pengumpulan koin untuk Presiden. Lho?! Apa salahnya toh?!.

Orang yang mengusulkan dan menyumbangkan koin dalam kotak kaca di salah satu sudut ruangan Komisi III beberapa waktu lalu juga dituding tidak tahu terimakasih. Menurutnya anggota dewan saat ini mendapatkan gaji besar berkat jasa Presiden SBY.(DetikNews.com). gaji yang besar itu berkat pak Presiden?! Lalu rakyat miskin pun berkat Pak Presiden bukan?. Oleh karena itu sangatlah destruktif jika pelaporan pada Polidi mengenai pengumpulan koin itu dilanjutkan. Pasalnya, menurut hemat saya, itu akan menyulut api dalam tumpukkan jerami(hha7 ngaco sedikit). Apakah Pak Ruhut ini tidak takut pada rakyat?! Atau sudah memiliki nyawa 100 berkata seperti itu.

Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menindaklanjuti gerakan pengumpulan koin untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ke ranah hukum. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Presiden, Julian Pasha.”Sedang dipikirkan apa perlu ditindaklanjuti atau tidak. Tetapi yang pasti patut disesalkan, ” katanya di Istana Kepresidenan, Selasa (1/2). Lebih jelas, lanjut Julian, tindakan ini tidak ada manfaatnya. “Kalau tidak boleh disebut tindakan yang kurang waras,” tegasnya. Pasalnya, ujar dia, gerakan mengumpulkan koin itu bisa dianggap tindakan melecehkan kepala negara. Tindakan semacam itu, tambah dia, bisa dipidanakan.(REPUBLIKA.CO.ID) hal ini menambah kekecewaan rakyat.

Oleh karena itu, kita sudah mengetahui dengan jelas bahwasannya tidak ada pemerintahan yang pro rakyat selama hokum dan system pemerintahannya masih menggunakan buatan manusia dan juga buatan akal yang hanya mengedepankan hawa nafsu. Jelaslah harus ada system pengganti dari itu semua. Dan system itu haruslah buatan Allah Sang Pencipta Alam Semesta. Yang akan mengatur kehidupan kea rah yang jauh lebih baik. System itu adalah Syariah dalam bingkai Daulah Khilafah Rasyidah ala minhaj Nubuwwah.

About kasatrianstks

Kami berjuang untuk Allah dan RasulNya. Darah kami adalah darah kaum muslimin, jiwa kami rindu syahid di Jalan Ilahi...Allahu Akbar...

Posted on 3 February 2011, in Ammar Ma'ruf, Dakwah, Khilafah, Nahi Mungkar, Opini, Suara Kami and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s