Liputan6.com, Serang: Pihak Ahmadiyah menolak opsi yang ditawarkan Menteri Agama Suryadharma Ali terkait tragedi Cikeusik, Pandeglang, Banten. Juru Bicara Ahmadiyah Zafrulah Ahmad Pontoh mengatakan wewenang untuk urusan agama hanya dimiliki oleh presiden bukan menteri agama.
Sebelumnya Menteri Agama menawarkan empat pilihan bagi jamaah Ahmadiyah. Keempat pilihan itu Ahmadiyah akan menjadi agama baru tanpa atribut Islam, kembali ke ajaran Islam, dibiarkan, atau dibubarkan. Empat opsi itu dicetuskan setelah rapat yang dihadiri Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, bersama jajaran Muspida Banten. kasatrianstks
Terlepas dari pilihan yang ditawarkan Menteri Agama serta sikap Ahmadiyah atas tawaran itu, insiden berdarah di Cikeusik pada Ahad lalu patut disayangkan. Sudah selayaknya berbagai pihak segera mencari langkah penyelesaian supaya tragedi yang sama tidak terulang kembali.(JUM)
Mengapa ada opsi “dibiarkan” disana? apakah MUI tidak membaca rujukan nash yang benar dari Qur’an? padahal sudah jelas Islam tidak mengajarkan kekerasan dalam bertindak(terhadap sesama muslim), seperti yang Allah firmankan dalam surah Al-Fath 48:29 :”Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud[1406]. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.” namun keras terhadap orang KAFIR!!! jelas Ahmadiyah adalah KAFIRIN yang harus didakwahi atau terus diperangi sampai mereka berkata “laa ilaaha ilallah”. Allah berfirman: “Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.”(TQS. Al-Baqarah 2:193) dan juga Allah berfirman dalam surah At-Taubah 9:36 “…dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. ” Begitulah seharusnya.Bukan malah memberikan Opsi yang sepertinya tidak berilmu dalam menentukan Opsi itu. Pintar dan cermatlah sedikit. Pedoman bagi seorang muslim adalah Qur’an dan Sunnah. TIDAK ADA YANG LAIN. YANG LAIN BAKAR SAJA!!!
Abdillah Mufarrid Al-Abror
-6.876258
107.623445
Like this:
Be the first to like this post.
jika kita yang memerangi ahmadiyah mungkin kurang kuat. tetapi jika yang memeranginya imam al akbar (kepala negara), insya, allah itu akan mudah untuk menghancurkan ahmadiyah. seharusnya pemimpin pemimpin kita menerapkan alqur’an
Saya sangat setuju sekali…
mengapa pemimpin negra kita seakan menutup telinga mengenai aspirasi kami?!
padahal sudah jelas…Demokrasi lah yang menyebabkan ini semua terjadi…dan akibat mengekor barat yaitu Amerika dan para pemimpinnya..semoga Allah melaknat siapa saja yang membuat umat menderita dan membuat umat senantiasa menjadi bahan kekejaman mereka…
Allah Maha Tahu …